Sunday, August 2, 2009

Creative Theme Day #3 : The Mahkota Dewa, 100% Creative Indonesia

Apa kabar teman-teman. Seminggu sudah saya dan 74 rekan yang lain dikarantina di Wisma Batik Yogyakarta. Ceritanya, kami mengikuti pelatihan yang diadakan oleh Disnakertrans Propinsi DIY yang bertajuk Bimbingan Teknis untuk “Tenaga Kerja Pemuda Mandiri Profesional”. Nah, tepat di hari ke-8 inilah kami diperbolehkan pulang. Hmm, dunia, I’m back……

Banyak hal yang kami dapatkan selama seminggu ini. Salah satu moment paling berkesan adalah ketika kami berkunjung ke seorang pengusaha kreatif di Kulon Progo, yang telah berhasil membawa produk obat tradisional Indonesia ke dunia internasional. Cerita menarik tentang beliau, tersaji lengkap dalam rangka mendukung “Creative Theme Day : 100% Creative Indonesia”.

Pukul 08.45, bus yang membawa rombongan anak-anak TKPMP ini meluncur meninggalkan Wisma Batik. Perjalanan 45 menit, sampailah kami ke tempat tujuan. Sempat saya tebak-tebakan dengan seorang teman, apa yang pertama kali akan kami lihat di rumah beliau. Teman saya mengatakan, “halah, paling yo sama aja dengan tempat pengrajin yang lain. Berantakan dan semrawut.”

“Kalau begitu, aku nebak sebaliknya. Kita akan melihat hal yang sensational”, saya memilih vis a vis, berseberangan dengan teman saya.

Sampai di sana, mata kami terbelalak. Kami disuguhi pemandangan yang tak pernah terlintas di otak kami. wow, ini mah sangat sensational. Harley Davidson di depan rumah nampak angkuh menyambut kami. Bukan hanya itu saja. Beberapa ekor kuda cantik langsung merebut perhatian kami. Saya langsung teringat pada “Jimbron, Aray dan Ikal”, 3 tokoh dalam “Sang Pemimpi” karya Andrea Hirata. Mungkin reaksi kami tak seheboh reaksi mereka saat melihat Pangeran Mustika Raja Brana dan 6 kuda lain didatangkan Capo dari Australia. Tapi yakinlah, kami terlihat sangat “ndeso”. Mulut melongo seperti tak pernah melihat kuda sebelumnya. Padahal di Jogja kuda juga banyak berkeliaran. Tapi ini memang jenis kuda yang berbeda. So wonderful…
.

Ketika kami masih terpaku mengagumi kuda-kuda cantik dan Harley Davidson, tiba-tiba muncul sosok sederhana bersunggingkan senyuman ramah. Dengan jabat tangan erat, disambutnya kami penuh kasih. Waduh, pikiran kami serasa dibalik-balik dengan cepat. Kuda dan Harley adalah lambang kemakmuran. Tapi sejurus kemudian, kesederhaanlah yang kami dapati.

Haji Maryono. Sosok sederhana inilah yang telah berhasil membawa produk obat tradisional Indonesia ke dunia internasional. Teh Mahkota Dew
a. Ya, produk inilah yang dikembangkan oleh beliau. Di bawah bendera “Salama Nusantara” beliau menyebarkan produk obat tradisional ini ke berbagai belahan dunia.


Semua berawal dari keinginan yang kuat. Ketika kau menginginkan sesuatu dengan segenap dirimu, maka seluruh alam semesta akan bersatu membantumu meraihnya. Dan Allah tinggal berkata, Kun fayakun. Mungkin seperti itulah gambarannya. Pak Maryono punya keinginan kuat mengembangkan kemandirian masyarakat berbasis potensi local. Keinginan kuat itu terus dikumandangkan ke semesta. Akhirnya, satu persatu jalanpun terbuka. Mulai dari gerakan penghijauan Bukit Menorah dengan Mahkota Dewa yang dilakukan oleh satu LSM, mendapat ilmu tentang khasiat mahkota dewa di Gramedia, bertemu professor yang memberikan landas teori, bertemu dengan lembaga pemberdayaan masyarakat yang mendampingi secara praksisnya, bertemu dengan orang-orang yang memberikan kepercayaan penuh pada beliau.

Singkat cerita, tangan kreatif itu terus bergerak. Menebarkan kesehatan pada banyak orang, menawarkan kesembuhan pada banyak penyakit. Bukan perkara mudah, karena beliau juga harus membayar harganya. Menerjemahkan ide-ide pemasaran liar yang berkecamuk di kepala ke dataran riil. Mengirim paket Mahkota Dewa pada Gus Dur dan berbagai tokoh yang lain, artis, dan orang-orang berpengaruh yang lainnya adalah contoh keliaran ide beliau. Bisa dibayangkan, begitu pucuknya kena, maka tinggal tunggu waktu saja untuk memanen hasilnya.


Kegigihan, keuletan, keberanian, kesabaran dan kesetiaan pada keyakinan akhirnya mengantar beliau pada kehidupan yang sebelumnya tak pernah dibayangkan. Menyentuh tingginya langit, namun kaki tetap berpijak di bumi. Saya kira apa yang beliau lakukan adalah satu dari sekian banyak karya kreatif anak bangsa. Karya kreatif 100% Indonesia. Bagaimana menurut Anda….?

Catt.
 Tribute to insan kreatif Indonesia
 Selamat untuk lahirnya PPMY
 3 hari menjelang Jogja Fashion Week 2009
 Dipersembahkan untuk Creative Theme Day

Creative Theme Day

24 comments:

gerrilya said...

wah...saya selalu kagum sama usaha untuk menampilkan memperkenalkan sumber daya baru, karena nota bene perlu usaha yang lebih...

hebatlah pak maryono, sederhana pula. orang seperti ini memang ulet, bahkan "dewa" pun berhasil diambil "mahkota"nya.

reportasenya bagus, mbak...

Peluang bisnis | Ricky said...

wehhh, kisah yang menginspirasi mba ona...saya selalu senang membaca autobiography orang sukses. makasih yo mba yu..

Btw, kuda sama harley itu punyanya pak maryono tho mba..keren..keren..

salam sukses nggih

Bisnis Online said...

rakyat Indonesia emang kreatif yach

melandri said...

untuk jd sukses harus ulet,,,
salm kunjung ajah

sumartono said...

Mbak Lintang kan wanita, kok boleh ikut pelatihan di "Tenaga Kerja Pemuda Mandiri Profesional"? Bukannya sesuai dengan namanya, hanya untuk kaum pria?

Kang Nawar said...

Saya masih belum paham dengan Creative Thame Day.... Selamat purna Karantina, semoga benar-benar menjadi pemuda kreatif dan mandiri...

@sumartono: gak perlu ada menteri pemudi dan olah raga; pemuda sudah jamak dengan pemudi :)

Kang Nawar said...

Ooalahhh..... ikutan nyeklik banner CTD (Creative Theme Day)biar saya lebih paham....

bocahbancar said...

Hhmm..seru tuwh acara karantinanya :)

Iyah kreatif banget, inilah jiwa2 pemuda kita, ada ajah :)

Sang Cerpenis bercerita said...

lam kenal juga. tks dah mampir ke blogku.

zams said...

great posting makasih mbak ona, artikel yang mengisnpirasi untuk bisa sukses di bidang masing2..

Aisha said...

wow... mengagumkan sis.Emang perlu keyakinan dan tekad yang kuat untuk sukses.Thanks kunjungannya dan salam kenal ya..

bunga raya said...

nice blog nih sama sama bunga...? ya mungkin aja kita serumpun dan memang kita serumpun kan satu kumpulan blogger

devianty said...

sukses terus, semoga memberi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berprestasi,...eh iya salam kenal...mampir ke tempatku yah...

onabunga said...

to Mase Gerrilyawan
yup, mang kreatif betul beliau. yang paling menarik menurut saya adalah semangat beliau untuk memberdayakan masyarakat di sekitarnya itu. luar biasa........

to Mas Ricky
iya Mas. asli punya beliau. ada beberapa kuda titipan juga. inspiring banget kan...???

to bisnis online
yup, super kreatif malah....

onabunga said...

to melandri
yup. ulet, sabar, baik hati, dan tidak sombong. rajin menabung dan suka menolong. apalagi Pak Maryono...??? terima kasih untuk kunjungannya...

to Mas Sumartono
hehe, Indonesia memang banyak hal ambigu dan ketidakkonsistenan. whatever lah, sik penting iso melu dan dapet ilmunya...

to Kang Nawar
matur tengkyu Kang. Ini kami sedang berupaya menjaga semangat dan saling jaga satu sama lain. doanya saja nggih...

oche, klik ja CTD. tapi awas Kang. ada konsekuensinya. ketularan virus kreatif dan harus menularkannya pada yang lain. siap....???

onabunga said...

to bocah bancar
yup, seru pollll. perut abis dikocak selama 8 hari full. hmm, dukung insan kreatif Indonesia yuk...

to sang cerpenis bercerita
ya Mbak... terima kasih juga untuk njenengan...

to Mas Zams
terima kasih Mas. itulah haraan besarnya. semakin banyak orang terinspirasi untuk semakin sukses...

onabunga said...

to Aisha
yup. dan njenengan sepertinya sudah melalui fase itu. Jeddah menjadi saksi. ya tho...

to bunga raya
hehe, iya. serumpun, setanah air, sebangsa, senegara, sekumpulan blogger. tapi tak sejenis ya kita. ndak papalah...

to devianty
semoga ya Mbak. semoga muncul Pak Maryono-Pak Maryono baru. oke, tunggu kunjungan baliknya ya...

KangBoed said...

Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang

semangaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaat

kodil said...

cerita yang menarik untuk dibaca...salam kenal dari anak medan

onabunga said...

to Kang Boed
salam Kang..... ikut semangat ah... untuk Indonesia yang lebih baik...

to Kodil
matur tengkyu, semoga bermanfaat. salam kenal balik dari Jogja.......

Ricky said...

Komentar lagi mba ona. Sebagai wujud rasa hormat, saya memberikan award buat blog mba ona. Monggoh silahkan diambil buat mempererat tali persahabatan.

(maaf ya, agak ga nyambung atau malah ga nyambung sama sekali dengan tema artikel..hehe..)

salam,

onabunga said...

oh, terima kasih Mas Ricky. jadi tersandung (gubrak.....).
meluncur ke TKP...........

gerrilya said...

lho mana ini apdetannya ? :)

onabunga said...

sampun mase.... maafkan lama menungguku eh postinganku mangsude. sedang menikmati dunia baru je...

Post a Comment